Sergeant  Stubby [Rilis: 13 April 2018]

Sergeant  Stubby [Rilis: 13 April 2018]

Setiap peperangan, pihak pemenang, akan menghasilkan sosok-sosok yang dianggap sebagai pahlawan. Biasanya, mereka yang menjadi pahlawan adalah perwira-perwira menengah atas yang dengan keberanian dan kecerdasannya berhasil membawa pasukannya mendapatkan kemenangan. Maka, dalam sejarah perang besar muncullah para pahlawan yang berpangkat jenderal, seperti Jenderal Montgomery atau Jenderal Eisenhower.

Namun, tentu saja harus ada pengecualian. Bahwa perang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para jenderal. Operasi lapangan juga membutuhkan skill sekaligus keberanian para prajurit tempur. Salah satu prajurit tempur yang namanya layak dikenang adalah Sergeant (Sersan) Stubby, anggota 102nd Infantry Regiment (USA) unit tempur pendukung 26th Yankee Division yang bertugas di front Eropa Barat selama Perang Dunia ke 1.

Sersan  Stubby bertugas selama 18 bulan dan terlibat dalam 17 pertempuran selama berlangsunganya PD 1. Sersan Stubby berjasa menyelamatkan unitnya dari serangan gas mustard, menemukan prajurit yang terpisah, dan berhasil menangkap tentara musuh.

Uniknya, Sersan Stubby tidak sama seperti prajurit lainnya. Sersan Stubby adalah seekor anjing yang diberi latihan militer secara khusus dan bertugas hingga PD 1 berakhir. Untuk menghormati jasa-jasanya, militer Amerika Serikat memberikan 8 bintang pertempuran. Penghargaan lain yang diterima oleh Sersan Stubby adalah Humane Education Society Gold Medal Wound Stripe. Sersan Stubby juga dijadikan mascot tim sepakbola Amerika, Georgetown Hoya.

Sersan Stubby adalah jenis anjing bulldog yang lahir pada kisaran tahun 1916 atau 1917. Setelah perang usai, seiring prestasinya di medan tempur, Sersan Stubby menjadi selebritis dan foto maupun beritanya muncul di berbagai koran Amerika Serikat. Sersan Stubby menjadi ikon populer bangsa Amerika Serikat setelah PD 1 usai hingga kematian sang sersan pada 16 Maret 1926.

Ternyata, popularitas Sersan Stubby berlanjut hingga sekarang. Untuk mengenang jasa-jasa Sersan Stubby, Fun Academy Media Grup memproduksi film animasi 3D yang berjudul Sgt. Stubby: An American Hero yang rencananya akan dirilis pada 13 April 2018. Film ini disutradarai Richard Lanni dan skenario digarap oleh Richard Lanni bersama Mike Stokey.

Film ini menceritakan ketika perang untuk mengakhiri semua peperangan sedang memuncak. Seorang prajurit muda, Robert Conroy, mengalami perubahan hidup setelah seekor anjing kecil datang ke kamp pelatihan di lapangan Universitas Yale. Conroy kemudian memberikan nama kepada anjing tersebut, keluarga, serta petualangan yang akan dikenang sepanjang masa. Conroy dan Stubby kemudian terlibat dalam petualang medan perang Eropa Barat yang brutal dan sangat mematikan. Conroy dan Stubby melalui kisah epik ini dengan penuh keberanian serta perkawanan dalam hujan peluru dari tentara musuh.

Washington, DC: Meet up with Stubby, a 9-year-old veteran of the canine species. He has been through the World War as mascot for the 102nd Infantry, 26th Division. Stubby visited the White House to call on President Coolidge. November 1924 (en.wikipedia.org)

Sersan Stubby merupakan anjing pertama yang pernah dipromosikan ke pangkat sersan dalam sejarah Angkatan Darat Amerika Serikat. Meskipun tidak memiliki pelatihan anjing militer secara formal, namun Stubby berhasil menjadi bagian unit tempur yang sangat efektif dan mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk mendukung kawan-kawan di unitnya.

 

_______

Referensi:

Sergeant Stubby, https://en.wikipedia.org/wiki/Sergeant_Stubby

Sgt. Stubby: An American Hero (2018), http://www.imdb.com/title/tt5314190/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *