Sen to Chihiro no Kamikakushi, Anime Pertama Pemenang Piala Oscar

Sen to Chihiro no Kamikakushi, Anime Pertama Pemenang Piala Oscar

Piala Oscar 2003, menampilkan kejutan ketika sebuah anime (lihat: Animapedia) berhasil meraih Academy Awards for Best Animated Feature Film. Ketika itu, perhatian publik semuanya mengarah ke film-film animasi produksi studio dari Hollywood, seperti Pixar, Walt Disney, atau DreamWorks.

Film animasi yang mewakili anime di Piala Oscar adalah Spirited Away. Anime ini rilis pada tahun 2001 dan diproduksi oleh Studio Ghibli, Jepang. Sutradaranya adalah Hayao Miyazaki yang juga bertindak sebagai penulis cerita. Judul asli film ini adalah Sen to Chihiro no Kamikakushi. Spirited Away digunakan setelah adaptasi ke bahasa Inggris.

Spirited Away merupakan film animasi dengan genre komedi petualangan. Mengisahkan tentang gadis kecil yang bernama Cihiro. Di usianya yang ke sepuluh, dia bersama orang tuanya harus pindah ke kota kecil di daerah pedesaan Jepang. Cihiro tidak begitu senang dengan kepindahan tersebut karena dia harus meninggalkan teman-teman lamanya dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Dalam perjalanan ke tempatnya yang baru, ayah Chirio salah mengambil jalan sehingga mereka tersesat di jalan yang sepi dan buntu. Mereka berhenti dan melihat-lihat daerah sekitar. Mereka melewati sebuah terowongan dan menemukan taman hiburan yang sepi. Orang tua Chirio melihat sebuah restoran dengan bau masakan yang harum tetapi tidak terlihat satupun pelayan. Mereka memutuskan makan dan membayarnya nanti. Tetapi, Chirio tidak mau ikut makan dan memutuskan melihat-lihat taman hiburan.

Chirio kemudian bertemu Haku, seorang anak laki-laki. Haku mengatakan bahwa Chirio dan orang tuanya berada dalam bahaya dan harus segera pergi. Chirio segera berlari ke restoran dan menemukan orang tuanya sudah berubah menjadi babi. Ternyata, tempat itu adalah kota yang dihuni oleh setan, roh, dan para dewa jahat.

Studio Gibhli menghabiskan dana sekitar 19 Juta US Dollar untuk memproduksi Spirited Away yang memiliki durasi selama 125 menit ini. Namun, film ini berhasil menjadi blockbuster dengan pendapatan mencapai 289,1 Juta US Dollar di seluruh dunia (200 Juta US Dollar di Jepang). Sebuah pencapaian yang mampu menyamai penghasilan beberapa film-film animasi produksi Hollywood. Bahkan, pendapatan di Jepang  juga menjadi yang terbesar untuk film-film yang diputar sebelum di Amerika.

Rilis perdana Spirited Away dilakukan di Jepang pada 20 Juli 2001 oleh Toho sebagai distributornya. Anime ini mendapatkan penonton hingga 23 orang di seluruh Jepang. Spirited Away menjadi film tersukses di Jepang, melampaui kesuksesan Titanic dalam jumlah penonton dan penghasilan di Jepang. Rilis perdana di Amerika dilakukan pada 7 September 2002. Selama tahun 2002, Spirited Away diputar di 151 bioskop.

Ide cerita berawal dari kebiasaan Hayao Miyazaki menghabiskan liburan musim panasnya di sebuah pondok gunung bersama keluarganya. Keluarga Hayao memiliki teman lima orang gadis. Hayao kemudian memiliki gagasan membuat film untuk teman-teman keluarganya ini. Sebelumnya, Hayao telah menyutradarai beberapa film seperti Neighbor Totoro dan Kiki’s Delivery Service yang ditujukan untuk anak kecil dan usia remaja. Namun, ia belum pernah membuat film untuk anak yang berusia sepuluh tahun.

Untuk mencari inspirasi, Hayao membaca majalah manga shojo seperti Nakayoshi dan Ribon yang dibawa oleh gadis-gadis tersebut. Namun majalah-majalah tersebut hanya menampilkan cerita asmara dan tidak begitu mendidik. Hayao berfikir bahwa majalah-majalah tersebut bukan bacaan yang tepat untuk gadis-gadis tersebut. Akhirnya, Hayao memutuskan untuk memproduksi film tentang pahlawan wanita sebagai tontonan yang tepat untuk gadis-gadis tersebut.

Kesuksesan Spirited Away tidak hanya berlangsung di Jepang, tetapi juga hingga ke Amerika Serikat. Dua studio kenamaan Amerika Serikat, Walt Disney dan DreamWorks, mengajukan hak distribusi. Walt Disney akhirnya memenangkan hak distribusi dan sekaligus adaptasi cerita ke dalam bahasa Inggris.

Animator Pixar, John Lasseter, bertindak sebagai pengawas langsung proses adaptasi anime ini ke dalam bahasa Inggris. Lasseter bahkan kemudian menjadi produser eksekutif dan segera memulai proyek ini dengan bantuan beberapa ahli seperti Kirk Wise (asisten sutradara Beauty and The Beast) dan Donald W. Ernst (produser Aladdin). Cindy Davis Hewitt dan Donald H. Hewitt bergabung sebagai penulis naskah dalam bahasa Inggris agar mencocokkan dengan gerak bibir dalam bahasa Jepang.

Rilis dalam bentuk VHS dan DVD dilakukan di Jepang pada 19 Juli 2002 oleh Buena Vista Home Entertainment. DVD yang rilis di Jepang juga dilengkapi dengan storyboards dan edisi spesial termasuk sebuah DVD Player Ghibli. Penjualan edisi DVD di seluruh Jepang mencapai 2.403.000 copy. Di Amerika Serikat, rilis dalam bentuk VHS dan DVD dilakukan oleh Walt Disney Home Entertainment pada 15 April 2003. Pada tahun 2014, Spirited Away dirilis dalam format Blu-ray di Jepang dan Inggris Raya. Format Blu-ray rilis di Amerika Utara pada 16 Juni 2015.

Penghargaan tertinggi untuk Spirited Away adalah Piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature. Perhelatan Piala Oscar ke 75 tersebut berhasil menaikkan minat publik terhadap anime. Bahwa tidak harus produksi Hollywood yang mampu meraih Oscar. Selain Oscar, Spirited Away juga mendapatkan puluhan penghargaan lainnya. Total penghargaan yang diperoleh Spirited Away sebanyak 57 penghargaan dan 26 nominasi.

Referensi:

Sen to Chihiro no Kamikakushi (2001), http://www.imdb.com/title/tt0245429/?ref_=nv_sr_1

Spirited Away, https://en.wikipedia.org/wiki/Spirited_Away

 

 

 

One thought on “Sen to Chihiro no Kamikakushi, Anime Pertama Pemenang Piala Oscar

  1. Thanks for any other excellent article. The place
    else may anyone get that kind of info in such an ideal approach
    of writing? I’ve a presentation subsequent week, and I am
    on the search for such information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *