Animasi 3D & CGI

Animasi 3D & CGI

Animasi 3D & CGI

Animasi 3D merupakan proses yang menggunakan obyek secara penuh, baik yang fisik maupun digital, dan membuatnya bergerak serta terlihat hidup. Hampir semua animasi 3D sekarang dibuat dengan menggunakan CGI (Computer Generated Imagery). Dari hal yang sederhana seperti film kartun pendek hingga ke hal yang paling rumit seperti sebuah film berdurasi panjang. Animasi 3D termasuk jenis seni yang membutuhkan banyak latihan dan kemampuan untuk hasil yang maksimal.

Gambar: courtesy wikipedia

Perusahaan film paling terkenal yang menciptakan animasi CGI adalah Pixar Animation Studios (salah satu pendirinya adalah Steve Jobs). Berdiri pada tahun 1986, Pixar berhasil menciptakan film animasi CGI yang paling pertama, yaitu Toy Story. Film animasi CGI pertama ini dibuat pada tahun 1995. Film ini mencapai kesuksesan yang luar biasa, terutama dalam hal komersil. Toy Story menghasilkan 192 juta US Dollar di Amerika Serikat dan 362 juta US Dollar di seluruh dunia. Nominasi penghargaan yang diperoleh Toy Story adalah Best Original Song, Best Original Score, dan Best Original Screenplay oleh Academy of Motion Pictures Arts and Sciences. Setelah itu, Pixar menghasilkan banyak sekali film animasi CGI dan sukses menciptakan bisnis seni animasi 3D.

Namun, Pixar bukanlah yang pertama memproduksi film animasi. Jenis pertama animasi 3D adalah stopmotion atau clay mation. Stopmotion dibuat pada awal tahun 60-an dan melibatkan benda-benda fisik yang berbentuk nyata. Biasanya yang digunakan karakter dari tanah liat. Pembuatan stopmotion dilakukan dengan membuat model, mengambil gambar, mengubah pose karakter, dan kemudian mengambil gambar lainnya. Setelah dihasilkan puluhan gambar, selanjutnya dirangkai bersama dan menghasilkan efek seolah-olah karakter tersebut hidup.

Beberapa jenis stopmotion yang sukses adalah Gumby, Shawn The Sheep, serta Wallace dan Gromit yang diciptakan Aardman. Animasi dari Aardman ini banyak mengalami kesuksesan. Kesuksesaan Aardman membuat Sony Pictures melakukan kerja sama dengan mereka dalam proses pembuatan film Arthur Christmas.

Meskipun stopmotion mengalami kesuksesan, banyak perusahaan yang kemudian pindah ke animasi 3D yang dibuat menggunakan komputer (CGI Animation). CGI lebih banyak digunakan untuk animasi 3D daripada 2D. Banyak sekali program-program yang bisa digunakan untuk membuat animasi komputer. Beberapa program yang terkenal adalah Adobe Flash (untuk animasi 2D), Blender (program freeware untuk membuat karakter 3D), dan RenderMan (program profesional 3D yang dibuat oleh Pixar).

CGI telah ditemukan pada tahun 80-an, tetapi belum digunakan secara besar-besaran sampai tahun 1995, ketika Pixar Animation Studios merilis Toy Story. Beberapa perusahaan CGI yang berpengaruh adalah Pixar, Dreamworks, dan Blue Sky.

Awal milenia, beberapa acara kartun televisi mulai sudah menggunakan CGI. Salah satunya adalah Jimmy Neutron di saluran Nickelodeon. Acara kartun ini disiarkan secara mingguan dan lebih menyerupai animasi 2D untuk televisi. Tetapi, karakter yang digunakan lebih disederhanakan karena pertimbangan biaya. Misalnya penggunaan bulu yang disederhanakan dan tidak begitu persis dengan versi film panjang. Misalnya adalah Pinguin of Madagascar, versi serial televisi dari film Madagascar. Karakter dalam film Madagascar menggunakan bulu seperti monyet, lemur, dan pinguin. Tetapi dalam versi serial televisi sebagian besar bulu tersebut dihilangkan. Penyederhanaan karakter ini untuk mengurangi biaya produksi serial televisi.

Referensi:

Our Story, http://www.pixar.com

The History of 3D Animation, http://multimediamcc.com

©2017 animatografi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *